Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Friday, November 19, 2010

Bangga lah dengan sejarah bangsamu, Bahkan orang mongol yang menaklukkan eurisia takut dengan kita


Kekaisaran Mongolia , Mongolyn Ezent Guren atau Их Mонгол улс, Ikh Mongol ULS) adalah kerajaan besar selama abad 13 dan 14. Hal ini membentang dari Eropa Timur di Asia, dan umumnya disebut sebagai bersebelahan terbesar kerajaan dalam sejarah dunia. Ini muncul dari penyatuan Mongol dan Turki suku di modern Mongolia di bawah pimpinan Genghis Khan , yang adalah penguasa diproklamirkan dari semua Mongol pada tahun 1206. Kekaisaran kemudian tumbuh pesat melalui invasi ke segala arah. Pada terbesar luasnya, Kekaisaran Mongol membentang dari Danube ke Laut Jepang dan dari utara Siberia ke Camboja , mencakup lebih 33.000.000 km 2 (12741000 sq mi), [1] 22% dari total luas lahan's Bumi, dan goyangan diselenggarakan atas populasi lebih dari 100 juta orang.  Hal ini sering diidentifikasi sebagai "World Mongol Kekaisaran" karena terentang banyak Eurasia

Pada tahun 1293, Kubilai Khan , yang Khan Agung dari Kekaisaran Mongolia dan pendiri Dinasti Yuan , mengirim armada invasi besar untuk Jawa dengan 20.000 [1] menjadi 30.000 tentara. Ini adalah ekspedisi hukuman terhadap Raja Kertanegara dari Singhasari , yang menolak untuk membayar upeti kepada Yuan dan salah satu menteri yang cacat.

Kubilai Khan penguasa Kekaisaran Mongol dan kaisar dari Dinasti Yuan , telah mengirim utusan ke banyak negara untuk meminta mereka untuk menempatkan diri mereka di bawah perlindungan dan membayar upeti. Men Shi or Meng-qi (孟琪), salah satu menteri yang dikirim ke Jawa , tidak diterima dengan baik di sana. [2] Raja Singhasari , Kertanegara , tersinggung oleh proposal dan bermerek wajahnya dengan besi panas seperti yang telah dilakukan untuk pencuri umum, memotong telinganya, dan mencemooh mengirimnya dalam perjalanan.  khan itu kaget dan memerintahkan ekspedisi hukuman terhadap Kertanegara, yang ia sebut biadab, pada tahun 1292. Menurut shi Yuan , sejarah Dinasti Yuan, 20.000-30.000 orang dikumpulkan dari Fujian , Jiangxi dan Huguang di Selatan Cina , bersama dengan 1.000 kapal dan ketentuan yang cukup selama satu tahun. [3] Para petugas adalah Mongol Shi- bi, yang Uighur Ike Mese, dan Cina Gaoxing. Apa jenis kapal yang mereka gunakan untuk kampanye tidak disebutkan dalam shi Yuan, tapi mereka tampaknya besar karena perahu yang lebih kecil harus dibangun untuk memasuki sungai-sungai Jawa.

Sementara itu, setelah mengalahkan Sriwijaya di Sumatera tahun 1290, Singhasari menjadi kerajaan paling kuat di daerah itu. Namun Jayakatwang , sebuah negara bawahan Singhasari, dirampas dan dibunuh Kertanegara. Sebagian besar kerabat dan mantan anggota keluarga kerajaan membencinya.  putra Kertanegara-di-hukum, Raden Wijaya , diampuni oleh Jayakatwang dengan bantuan itu bupati Madura, Arya Wiraraja. Wijaya kemudian diberi hutan Tarik. Dia membuka tanah hutan yang luas dan membangun sebuah desa baru di sana. Desa itu dinamai Majapahit , yang diambil dari nama buah yang memiliki rasa pahit di hutan yang (maja adalah nama buah dan pahit berarti pahit).
[ edit ] Invasion [ sunting ] Invasi

Pasukan Yuan melakukan perjalanan sepanjang pantai Dai Viet dan Champa sepanjang jalan untuk target utama mereka. Negara-negara kecil Melayu dan Sumatera diserahkan dan mengirim utusan kepada mereka, dan Yuan komandan meninggalkan darughachis sana. Telah diketahui bahwa pasukan Yuan berhenti di Ko-lan ( Biliton ). Setelah tiba di Jawa, pasukan split Shi-bi mereka, mengirimkan satu kelompok darat dan lain untuk melanjutkan dengan perahu. Seperti tercantum dalam Kidung Panji-Wijayakrama, mereka mungkin menjarah desa pantai Tuban .

Ketika tentara Yuan tiba di Jawa, Wijaya bersekutu dengan tentara untuk melawan Jayakatwang dan memberikan Mongol peta negara Kalang . Menurut shi-Yuan, Wijaya menyerang Jayakatwang tidak berhasil ketika ia mendengar tentang kedatangan angkatan laut Yuan. Lalu ia meminta bantuan mereka. Sebagai imbalannya, jenderal Yuan menuntut penyerahan ke kaisar mereka, dan dia memberikannya.

Rekening perang yang muncul di shi-Yuan (Buku 210) adalah singkat:

... Para prajurit dari Dahanese datang untuk menyerang Wijaya pada hari ketujuh bulan itu, Ike Mese dan Gaoxing datang pada kedelapan, beberapa Dahanse dikalahkan, sisa dari mereka melarikan diri ke pegunungan. Pada hari kesembilan belas, Mongol dan sekutu mereka tiba di Daha, berperang lebih dari 100.000 tentara, menyerang 3 kali, menewaskan 2.000 outright sementara memaksa ribuan ke dalam sungai di mana mereka tenggelam. Jayatkatwang retreated into his palace … Jayatkatwang mundur ke istananya ...

Setelah Jayakatwang dihancurkan oleh Mongol, Raden Wijaya kembali ke Majapahit, seolah-olah untuk mempersiapkan penyelesaian upeti, meninggalkan sekutunya untuk merayakan kemenangan mereka.Shi-bi dan Ike Mese diperbolehkan Raden Wijaya kembali ke negaranya untuk menyiapkan upeti dan surat baru penyerahan, tetapi Gaoxing tidak menyukai ide itu dan ia memperingatkan dua lainnya. Wijaya meminta pasukan Yuan untuk datang ke negaranya tidak bersenjata.

Dua ratus Yuan prajurit tak bersenjata yang dipimpin oleh dua petugas dikirim ke negara Raden Wijaya, tetapi Raden Wijaya cepat mengerahkan pasukan lagi dan menyergap konvoi Yuan. Setelah itu Raden Wijaya berbaris pasukannya ke kamp Yuan utama dan meluncurkan serangan mendadak, banyak membunuh dan mengirim sisanya berlari kembali ke kapal mereka. Pasukan Yuan terpaksa mengundurkan diri dalam kebingungan, karena angin muson untuk membawa mereka pulang akan segera berakhir, meninggalkan mereka untuk menunggu di sebuah pulau bermusuhan selama enam bulan. Tentara Yuan kehilangan lebih dari 3.000 prajurit yang terbaik. [4]
[ edit ] Aftermath [ sunting ] Dampak

Tiga jenderal, yang telah mendapat banyak jarahan emas, batu berharga, dan beberapa tawanan, kembali ke kerajaan mereka dengan para prajurit yang masih hidup. Setelah kedatangan mereka, Shi-bi dikutuk untuk menerima 70 cambukan dan memiliki sepertiga dari hartanya disita untuk memungkinkan Wijaya untuk melarikan diri. Ike Mese juga menegur dan sepertiga dari miliknya diambil.Tapi Gaoxing dianugerahi 50 tail emas untuk melindungi para prajurit dari total bencana. Jayakatwang dieksekusi oleh pasukan Yuan atas kapal mereka.  [ 5 ] Kemudian, Shi-bi dan Ike Mese ditunjukkan rahmat, dan kaisar memulihkan reputasi dan harta benda mereka.

[ 6 ] Kegagalan ini adalah ekspedisi terakhir di masa pemerintahan Kubilai Khan. Majapahit , sebaliknya, menjadi negara yang paling kuat di masanya di wilayah yang sekarang Indonesia

Miasma, Proyek Film Zombie Pertama Indonesia

Gebrakan sineas-sineas muda perfilman Indonesia kembali hadir, kali ini masih mengankat tema horor tapi bukan hantu-hantuan apalagi film hantu tapi intinya film esek-esek. Ini tentang zombie, ya walaupun di luar negeri sana film jenis ini sudah sangat banyak dibuat mulai dari versi serem hingga versi komedi.
Tapi belum ada kan film Indonesia tentang zombie? nah kali ini akan hadir film zombie pertama dengan judul Miasma. Disini saya akan mengulas tentang film Miasma yang menurut saya akan menjadi gerakan untuk perfilman Indonesia.
Konsep film Miasma, yang di kutip blog resminya :

“Konsep kita sebenernya mau berbicara tentang kondisi Indonesia sekarang yang sudah tidak kondusif lagi buat anak cucu kita dimasa depan, trus kita mau nyoba kasih gambaran tentang apa yang mungkin aja Tuhan lakukan sebagai ganjaran atas apa yang udah kita lakukan sekarang, terlepas itu hal baik atau hal buruk. 

Film ini sih intinya mau ngasih peringatan buat kita-kita aja warga Jakarta, biar lebih care sama tempat yang mereka tinggali. Dikarenakan kita tidak bisa ngomong sama mereka langsung, kita mau ngomong pake karya ini, semoga aja dengan berjalannya karya ini, nantinya ke mana-mana spirit kita ini bisa dimaknai oleh semua orang.”

Sinopsis

Beberapa tahun setelah transmigrasi besar-besaran dikarenakan perpindahan Ibukota Negara. Jakarta menjadi kota besar yang mengalami fase “pengurangan perhatian” dari Pemerintah. Dan Jonggol sebagai ibukota Negara baru berkonsep Cyber Green Metropolis mencuri hati sebagian masyarakat dan membuat mereka sadar akan arti pentingnya lingkungan. Hingga suatu waktu, BMKG memprediksikan bahwa Matahari akan memancarkan suhu tertingginya pada periode 2 tahun mendatang, laporan ini membuat semua jajaran departemen Negara diberikan perintah untuk menanggulangi segala kerugian akibat peristiwa tersebut.

Keputusan telah diambil dan Waktu yang diprediksikan terjadi, namun pemerintah telah mensiasati hari paling panas tersebut dengan membuat hujan buatan. Namun apa yang terjadi. Sepekan setelah hujan deras di pertengahan bulan Mei yang panas terjadilah peristiwa kematian massal akibat kerusakan otak yang masih misterius.

6 jam berlalu dan Status ibukota Jakarta kini Siaga 1. Kerusuhan dan kekacauan ada di penjuru kota. Seluruh pasukan bersenjata yang diturunkan oleh Polri dan Dephankam, tidak berhasil mengamankan ibukota.

Masyarakat yang terjebak di dalam kepanikan, tidak bisa saling mempercayai lagi dan mereka pun berlarian menyerang satu sama lain tanpa sebab yang jelas. Di tengah kekacauan itu, sekelompok orang yang dipimpin oleh seorang dari Satuan Khusus yang dibentuk oleh Departemen Kesehatan terus berjuang di tengah kekacauan.

Akankah mereka terus hidup? Dan apa yang sebenarnya terjadi di Jakarta?

Yang pasti Jakarta kini benar-benar ditinggalkan

Dan mereka terlambat menyadarinya.


Tuesday, August 25, 2009

Cerita Usang di Balik Jambore Petualang Indonesia

Seminggu sudah jamboree petualang Indonesia berlalu, tapi baru sempat posting sekarang, Gak apa lah dari pada gak sama sekali . berawal dari

Kamis , 6 Agustus 2009

Hari itu sangat mendadak bagi ku, gak ada persiapan sama sekali , karena hari itu kerjaan numpuk , mau packing gak sempat , malamnya, mau brangkat jam 7 an baru sempat packing, slese packing lansung jemput teman “ Hadiman” , aku sering panggil dirinya Dim-dim, ku samperin tuh kos anak Kalimantan satu ini, dia juga dah packing, kita lansung berangkat ke Stasiun Lempuyangan “kereta ekonomi” tiketnya 26 ribu, biar lebih irit, Hikkkksss. Kami buru buru menuju stasiun soalnya dah telat , 5 menit lagi kereta berangkat , dan akhirnya sampai tepat waktu.

Suasana Stasiun di penuhi para petualang dari jogja yang ikut Jambore Petualang Indonesia (JPI) 2009. Disana ku bertemu dengan teman teman tim jambore : Riansyahdiana “ Aa”, Aulia Rahman “ Aul” , M. Januario “Rio” dan Hasnely “inel” , tapi teman ku yang satu lagi belum datang juga, parah ne anak , padahal kereta dah mau berangkat , tiket buat tuh anak juga dah di beliin. Teman teman ku yang lain dah menuju kereta , ya udah ku titip mba ku ja tiketnya , berharap nanti kalo dia datang ketemu mba ku bisalansung ambil tuh tiket, eh dia nya malah lewat samping , akhirnya dia gak ambil tiketnya. Untung ja dia ma rombongan timnya juga, mereka duduk di restorasi, jd bisa beli tiket di atas, katanya.

Jum’at 7 Agustus 2009

Perjalanan 11 jam di kereta cukup melelah kan, Kami sampe di stasiun Kiara Condong Bandung sekitar jam 08.00 Pagi, Rasa lapar tak bisa di tahan lagi, bermula mencari ATM mandiri dan lansung cari tempat makan , setelah makan kami menuju Terminal Leuwi Panjang via angkot dengan ongkos Rp. 4.000,-per orang , sampai terminal kami mencari mesjid untuk istirahat yang kebetulan mesjid berada di depan terminal sembari menunggu azan shalat jum’at berkumandang kami pun mencari WC umum untuk bersih-bersih diri alias mandi, setelah shalat jum’at telah di tunaikan, kami bersiap berangkat menuju Terminal Ciwidey, berjalan dari mesjid menuju tempat mangkal bus ke Ciwidey, disinilah kamu bertemu dengan para petualang dari Jakarta, Mereka adalah Muhamad Satryo nugroho “Trio”, Putia Sari “Tia” dan Angga Cipta “Angga”, sedikit percakapan dan perkenalan pun terjadi dan mengambil sebuah keputusan berangkat bareng menuju Ranca Upas via Bus dengan ongkos Rp. 5.000,-. Setelah duduk sekitar 2 jam di bus, kami sampai jua, di terminal ciwidey, perjalanan belum berakhir di sini, kami harus melanjutkan perjalanan menuju bumi perkemahan Ranca Upas via angkot lagi dengan ongkos Rp. 6.0000,- per orang.

Pejalanan dari terminal Ciwidey ke Ranca Upas cukup jauh, jalan yang menanjak memaksa angkot kami untuk berkerja keras menaklukan tanjakan tanjakan itu, 1 jam berlalu, akhirnya sampai juga di Bumi perkemahan Ranca Upas, sekitar jam 04.00 sore, sesampai di Ranca Upas kami berpoto dulu sebagai tanda selamat datang “First photo” di Ranca Upas.


Setelah berfoto ria, kami lansung ke secretariat JPI untuk melakukan registrasi ulang, registrasi pun telah selesai kami berlanjut mencari tempat untuk mendirikan tenda, Aku dan tim ku berada di Camp Udara sedangkan Tim satu lagi dengan tenda Spinx nya yang unix berada di camp tanah.

Tenda pun mulai di didirikan, begitu juga tim tenda spinx, setelah tenda berhasil berdiri , kami pun mencari kamar mandi untuk bersih bersih diri tak ketinggalan juga diriku.


Malam pun datang cahaya matahari juga berganti dengan cahaya rembulan, para petualang dari pelosok Indonesia mulai berdatangan dan mencari tempat camp mnereka, sedangkan kami bersiap untuk membuat api unggun, mencari kayu bakar dan akhirnya di beli juga dan bantuan tim dari Jakartapun datang, dengan senang hati membawa bensin, sehingga api unggung pun nyala dengan sempurna.


Malam semakin larut, api unggun mulai meredup dan mata jg mulai sayu, waktu yang tepat untuk istirahat.

Sabtu 8 Agustus 2009

Bangun pagi, sekitar jam 7 an, ternyata dah rame banget di sekeliling tenda kami dah pada yang ngisi camp, kami bersiap untuk mandi karena pembukaan Jambore Petualang Indonesia akan segera di mulai, panitia menyediakan pemandian air panas , yang berada tak jauh dari tempat camp, antrian mandi pun di mulai, walaupun cuma sebentar. Air panas nya asik banget, sampai- sampai aku mandi nyaris hampir satu jam, begitu juga dengan teman-teman ku.

Setelah mandi , kami sarapan dengan segelas kopi panas dan di sertai semanggkuk mie instan buatan sendiri, eh lagi enak- enaknya makan , tiba-tiba ada panggilan dari panitia yang menyuarakan Upacara pembukaan JPI akan segera di mulai di harapkan semua peserta agar dapat ber kumpul di lapangan depan pentas yang telah di sediakan, kami menuju lapangan tersebut untuk menghadiri upacara pembukaan . Upacara di mulai dengan sambutan dari mentri , sambutan ketua pelaksana dan acara penutup dengan tarian tradisional Sunda.

Berlanjut ke acara pengenalan koordinar dari masing masing pilihan kegiatan mulai dari Penanganan Ular, Survival, Sepeda, Navigasi, Jurnalistik Alam , Photografi alam dan keluarga, setelah pegenalan koordinator, masing masing memisahkan diri sesuai kegiatan yang di pilih, saya , trio, putia dan Inel memilih penanganan ular (photo ular), kami semua di beri materi tentang pengenalan ular, panas nya terik matahari membuat kita kurang semangat, dan setelah 1 jam mendengarkan pemateri, kami berjalan menuju hutan dengan tujuan identifikasi ular sesampai di tengah hutan kami di beri pengarahan tentang cari penanganan gigitan ular sampai ke acara bagi-bagi hadiah, kami kembali menuju camp tempat berkumpulnya kelompok penanganan ular, disini di mulai cara penangkapan ular mulai dari ular cobra, king cobra , phiton, dan jenis ular lain nya, tak ketinggalan pula host dari trans 7 Prita dan Shifa Kumala. Acara pun jd semakin seru, semua anggota boleh mencoba menangkap ular, tak terkecuali diriku, aku memilih untuk menaklukkan sang king cobra, para pembimbing mulai mengeluarkan si king cobra dari kandangnnya, dan saat itu juga binatang melata itu berada tepat di depan ku, dengan kepala berdiri dan menatap kaki ku begitu tajam, perlahan ku coba belai kepala nya dan dengan perlahan serta waspada, aku mencoba membelai dan menangkap kepalanya, ternyata berhasil , dan akhirnya aku telah menaklukan king kobra itu. Hahaaahaa

Acara pilihan berakhir , selanjutnya kami berfoto-foto ria, dan tak ketinggalan berpose dengan crew dan host jejak petualang trans 7,(bersambung dlu yakk!!!)

Bom Ritz Carlton & Jw Marriot Jakarta 17 Juli 2009


F**ck to terorrisme, ya kata itu lah yang tepat untuk melampiaskan kemarahan akibat peristiwa pagi ini di kuningan jakarta, Dua ledakan dahsyat terjadi di Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton dalam waktu hampir bersamaan, di perkirankan ledakan ini terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Peristiwa ini diawali oleh ledakan di hotel JW Marriott. Namun ledakan di JW Marriott tidak terlalu besar. dalam hitungan menit, tiba tiba Hotel Ritz Carlton yang menjadi sasaran para terroris bejat.

Laporan reporter salah satu stasiun TV swasta, ada 17 korban akibat ledakan Ritz Carlton, menurut data yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Jakarta, hingga pukul 08.35 WIB, jumlah korban luka-luka yang sedang dan sempat dirawat di Rumah Sakit Jakarta sebanyak 9 orang.sampai dengan pukul 9:28 WIB, 17 july 2009
Sidik Maulana (21), laki-laki, beralamat di Mampang Prapatan Tegal Parang, perusahaan Ritz Carlton.
Aryo (31), laki-laki, beralamat di Bintaro Sektor 9, perusahan Ritz Carlton.<
Edward Thielsen, WNA, laki-laki, tidak diketahui usia dan asal negaranya, perusahaan Airlangga Kitchen JW Marriott
David Petter, WNA, laki-laki, tidak diketahui usia dan asal negaranya, saat ini dirawat di kamar operasi.
Deni Purwanto, tidak diketahui usianya, perusahaan JW Marriott.
Adri (30), laki-lakim tidak diketahui alamatnya.

Dik Ahmad Taufik (39), laki-laki, beralamat di Srengseng Bambut.
Dewi lestari (26), perempuan, beralamat di Jalan Empu Tantular, karyawati Panin Bank, saat ini sudah pulang.
Ririn (25), perempuan, tidak diketahui alamatnya, karyawati Panin Bank, saat ini korban sudah pulang.
Dari total 9 korban luka-luka, terdapat 2 warga negara asing (WNA), 2 orang diperbolehkan pulang, sementara 7 orang lainnya masih dirawat.
Turut Berduka Cita.


Friday, August 21, 2009

Cerita Usang di Balik Jambore Petualang Indonesia

Seminggu sudah jamboree petualang Indonesia berlalu, tapi baru sempat posting sekarang, Gak apa lah dari pada gak sama sekali . berawal dari

Kamis , 6 Agustus 2009

Hari itu sangat mendadak bagi ku, gak ada persiapan sama sekali , karena hari itu kerjaan numpuk , mau packing gak sempat , malamnya, mau brangkat jam 7 an baru sempat packing, slese packing lansung jemput teman “ Hadiman” , aku sering panggil dirinya Dim-dim, ku samperin tuh kos anak Kalimantan satu ini, dia juga dah packing, kita lansung berangkat ke Stasiun Lempuyangan “kereta ekonomi” tiketnya 26 ribu, biar lebih irit, Hikkkksss. Kami buru buru menuju stasiun soalnya dah telat , 5 menit lagi kereta berangkat , dan akhirnya sampai tepat waktu.

Suasana Stasiun di penuhi para petualang dari jogja yang ikut Jambore Petualang Indonesia (JPI) 2009. Disana ku bertemu dengan teman teman tim jambore : Riansyahdiana “ Aa”, Aulia Rahman “ Aul” , M. Januario “Rio” dan Hasnely “inel” , tapi teman ku yang satu lagi belum datang juga, parah ne anak , padahal kereta dah mau berangkat , tiket buat tuh anak juga dah di beliin. Teman teman ku yang lain dah menuju kereta , ya udah ku titip mba ku ja tiketnya , berharap nanti kalo dia datang ketemu mba ku bisalansung ambil tuh tiket, eh dia nya malah lewat samping , akhirnya dia gak ambil tiketnya. Untung ja dia ma rombongan timnya juga, mereka duduk di restorasi, jd bisa beli tiket di atas, katanya.



Jum’at 7 Agustus 2009

Perjalanan 11 jam di kereta cukup melelah kan, Kami sampe di stasiun Kiara Condong Bandung sekitar jam 08.00 Pagi, Rasa lapar tak bisa di tahan lagi, bermula mencari ATM mandiri dan lansung cari tempat makan , setelah makan kami menuju Terminal Leuwi Panjang via angkot dengan ongkos Rp. 4.000,-per orang , sampai terminal kami mencari mesjid untuk istirahat yang kebetulan mesjid berada di depan terminal sembari menunggu azan shalat jum’at berkumandang kami pun mencari WC umum untuk bersih-bersih diri alias mandi, setelah shalat jum’at telah di tunaikan, kami bersiap berangkat menuju Terminal Ciwidey, berjalan dari mesjid menuju tempat mangkal bus ke Ciwidey, disinilah kamu bertemu dengan para petualang dari Jakarta, Mereka adalah Muhamad Satryo nugroho “Trio”, Putia Sari “Tia” dan Angga Cipta “Angga”, sedikit percakapan dan perkenalan pun terjadi dan mengambil sebuah keputusan berangkat bareng menuju Ranca Upas via Bus dengan ongkos Rp. 5.000,-. Setelah duduk sekitar 2 jam di bus, kami sampai jua, di terminal ciwidey, perjalanan belum berakhir di sini, kami harus melanjutkan perjalanan menuju bumi perkemahan Ranca Upas via angkot lagi dengan ongkos Rp. 6.0000,- per orang.

Pejalanan dari terminal Ciwidey ke Ranca Upas cukup jauh, jalan yang menanjak memaksa angkot kami untuk berkerja keras menaklukan tanjakan tanjakan itu, 1 jam berlalu, akhirnya sampai juga di Bumi perkemahan Ranca Upas, sekitar jam 04.00 sore, sesampai di Ranca Upas kami berpoto dulu sebagai tanda selamat datang “First photo” di Ranca Upas.


Setelah berfoto ria, kami lansung ke secretariat JPI untuk melakukan registrasi ulang, registrasi pun telah selesai kami berlanjut mencari tempat untuk mendirikan tenda, Aku dan tim ku berada di Camp Udara sedangkan Tim satu lagi dengan tenda Spinx nya yang unix berada di camp tanah.

Tenda pun mulai di didirikan, begitu juga tim tenda spinx, setelah tenda berhasil berdiri , kami pun mencari kamar mandi untuk bersih bersih diri tak ketinggalan juga diriku.


Malam pun datang cahaya matahari juga berganti dengan cahaya rembulan, para petualang dari pelosok Indonesia mulai berdatangan dan mencari tempat camp mnereka, sedangkan kami bersiap untuk membuat api unggun, mencari kayu bakar dan akhirnya di beli juga dan bantuan tim dari Jakartapun datang, dengan senang hati membawa bensin, sehingga api unggung pun nyala dengan sempurna.


Malam semakin larut, api unggun mulai meredup dan mata jg mulai sayu, waktu yang tepat untuk istirahat.

Sabtu 8 Agustus 2009

Bangun pagi, sekitar jam 7 an, ternyata dah rame banget di sekeliling tenda kami dah pada yang ngisi camp, kami bersiap untuk mandi karena pembukaan Jambore Petualang Indonesia akan segera di mulai, panitia menyediakan pemandian air panas , yang berada tak jauh dari tempat camp, antrian mandi pun di mulai, walaupun cuma sebentar. Air panas nya asik banget, sampai- sampai aku mandi nyaris hampir satu jam, begitu juga dengan teman-teman ku.

Setelah mandi , kami sarapan dengan segelas kopi panas dan di sertai semanggkuk mie instan buatan sendiri, eh lagi enak- enaknya makan , tiba-tiba ada panggilan dari panitia yang menyuarakan Upacara pembukaan JPI akan segera di mulai di harapkan semua peserta agar dapat ber kumpul di lapangan depan pentas yang telah di sediakan, kami menuju lapangan tersebut untuk menghadiri upacara pembukaan . Upacara di mulai dengan sambutan dari mentri , sambutan ketua pelaksana dan acara penutup dengan tarian tradisional Sunda.

Berlanjut ke acara pengenalan koordinar dari masing masing pilihan kegiatan mulai dari Penanganan Ular, Survival, Sepeda, Navigasi, Jurnalistik Alam , Photografi alam dan keluarga, setelah pegenalan koordinator, masing masing memisahkan diri sesuai kegiatan yang di pilih, saya , trio, putia dan Inel memilih penanganan ular (photo ular), kami semua di beri materi tentang pengenalan ular, panas nya terik matahari membuat kita kurang semangat, dan setelah 1 jam mendengarkan pemateri, kami berjalan menuju hutan dengan tujuan identifikasi ular sesampai di tengah hutan kami di beri pengarahan tentang cari penanganan gigitan ular sampai ke acara bagi-bagi hadiah, kami kembali menuju camp tempat berkumpulnya kelompok penanganan ular, disini di mulai cara penangkapan ular mulai dari ular cobra, king cobra , phiton, dan jenis ular lain nya, tak ketinggalan pula host dari trans 7 Prita dan Shifa Kumala. Acara pun jd semakin seru, semua anggota boleh mencoba menangkap ular, tak terkecuali diriku, aku memilih untuk menaklukkan sang king cobra, para pembimbing mulai mengeluarkan si king cobra dari kandangnnya, dan saat itu juga binatang melata itu berada tepat di depan ku, dengan kepala berdiri dan menatap kaki ku begitu tajam, perlahan ku coba belai kepala nya dan dengan perlahan serta waspada, aku mencoba membelai dan menangkap kepalanya, ternyata berhasil , dan akhirnya aku telah menaklukan king kobra itu. Hahaaahaa

Acara pilihan berakhir , selanjutnya kami berfoto-foto ria, dan tak ketinggalan berpose dengan crew dan host jejak petualang trans 7,(bersambung dlu yakk!!!)

Labels

3D (2) Add new tag (1) Adventure (22) Agen Elpiji (2) AI (1) Akses (1) Alam (3) anggrek (1) Animasi (2) Apache (1) Argopuro (1) Aritmatika (1) Asal Usul (1) Asisten (3) Askes (1) ATM (1) Bahaya (1) Band (1) Bandung (1) Baseball (1) Berita Sijunjung (13) BKMN (1) Blender (2) Blog (8) Blog Kompetisi (1) Blog Kontes (2) Blog Tutorial (5) Blog Tuturial (1) Blog UII (5) Blogger (1) Bom (1) Bumi ku (10) Caleg (1) Candi (2) Catatan Perjalanan Pendakian (9) Cerita (1) CMS (2) Contoh CV (1) Cv (2) Daerah (1) Daftar Isi (1) Danau (1) Database (1) Design (1) Document (1) DPC (1) DPRD Sijunjung (1) DPW (1) Dream Theater (1) Earth (1) ebook (1) Elpiji (1) Energi (1) Event (2) Expedition (1) Facebook (7) Facebook Lite (1) Film (1) FTI (4) Gizi (1) Grafika Komputer (2) Gunung (7) Gunung Argopuro (1) Gunung Lawu (2) Gunung Merapi (1) Gunung Sindoro (2) Hadiah (1) Hotel (1) Inbapala (2) Indonesia (5) Info (4) Informatika (8) Informatika Uii 2008 (26) International (1) internet (1) ISP (1) Jakarta (1) Jambore (2) Jambu lipo (1) Jamkesmas (1) jaringan Komputer (1) Java (1) Java Programming (2) Jawa (2) Jejak Petualang (2) JP (2) JPI (3) Judul Judul Skripsi (1) Jump break (1) Kaba dari Sijunjung (39) Kabupaten Sijunjung (8) Kacang Ijo (1) Kalender Akademik (1) Kampus Idaman (2) Kantor (4) karet (1) Kawah Putih (1) Kec Lubuk tarok (1) Kecerdasan Buatan (2) kemiskinan (2) Kerajaan (1) Kerajaan Jambu Lipo (1) Keras (1) Kerja (4) Kerja Keras Adalah energi kita (2) Kesehatan (1) Key in (1) KHS (1) Kiprah (1) Kita (1) Kompetisi (1) komputer (1) Konsumsi (1) Kontes (2) kuliah (9) Kuningan (1) Lab. Sirkel (1) LAMPP (1) Lingkugnan (1) Lingkungan (4) Linux (4) Lomba (1) Lomba Blog (1) Lomba blog UII (1) Lowongan (1) Lubuk Tarok (1) Manusia (1) Membuat CV (1) Merapi (1) Miasma (1) Mongol (1) Mountainering (7) Muncak Bareng (1) Music (2) Music Qu (2) My Room (2) My Scull (4) MySQL (1) Nagari (1) Negri Qu (2) News (4) Ngalau (1) Office (3) OOP (1) Oracle (1) PAC (1) Pameran (1) Pantai (1) PBO (1) Pecinta alam (1) Pekerjaaan (1) Pekerjaan (3) Pembangunan (2) pemilu (1) Pemograman (7) Pemograman Berorientasi Objek (4) Pemograman Web (4) Pemogramman Berorientasi Objek (1) Pendakian (6) Pendidikan (1) Pengahargaan (1) Pengghargaan (3) Penghargaan (2) Pepmograman (1) Perekonomian (1) Perguruan Tinggi (2) Pertamina (1) Petualang (2) PNPM-MP (1) Praktikum (3) Programmer (4) Project (2) Pulau (1) Pulau Sempu (1) Rafting (2) Rakyat Miskin (1) Read More (2) Referensi Skripsi (1) Rekrutmen (3) Review (1) Riwayat Hidup (1) Rolling Stones (1) Room (2) Samsung Led TV (3) Samsung TV (2) Scriptmedia (5) Segara anakan (1) Sejarah (4) Sekolah (1) Semester 4 (1) Semester IV (2) Sempu (1) Seni (1) SEO (2) Server (1) Server. (1) Sijunjung (24) Sindoro (1) Sirkel (1) Sistem (1) Sistem Operasi (2) Sistem Transaksi ATM (1) Skripsi (1) SMA (3) SMA 1 Sijunjung (2) SMAN 1 Sijunjung (2) Sniper (2) SO (1) Style (1) Suku (1) Surat (1) Surat Lamaran (1) Susu (1) Tamparungo (1) Tanaman Hias (7) Tanaman Langka (1) Tema (1) Temanggung (1) Themes (1) Tips (15) Trans 7 (1) Trik (3) Tugas (2) Tutorial (25) Tutorial blog (6) Twitter (1) Ubuntu (3) Uii (16) Unisys (1) Universitas Islam Indonesia (6) vanda sumatrana (1) Wanusa (1) Web (3) WEB 2009 (1) Website (9) Website Sijunjung (1) Widget (1) Wiki (1) Wisata (4) Wisata jumprit (1) Wisata Religi (1) Wordpress (6) Work (1) XAMPP (1)