Showing posts with label Adventure. Show all posts
Showing posts with label Adventure. Show all posts

Friday, November 19, 2010

Photo Reruntuhan Kuno Dunia di Bawah Laut

Para peneliti sejarah yang berhasil menemukan situs-situs purbakala peninggalan sejarah tak hanya menemukan di atas bumi, beberapa peninggalan kuno dunia pun ditemukan didalam laut. Penelusuran reruntuhan kuno dunia kita awalai dari Bay of Cambay, India.
Beberapa tahun yang lalu ditemukan sebuah kota berumur lebih dari 9500 tahun. Lebih penting lagi penemuan ini lebih tua 5000 tahun dari apa yang pernah ditemukan didaerah ini, memaksa para ahli sejarah untuk mengevaluasi kembali pengertian mereka tentang sejarah kebudayaan di daerah itu. Penemuan ini dinamakan Dwarka atau Kota Emas, yg dinamakan menurut kota tua dalam laut yg dimiliki dewa Khrisna.






Havana, Cuba : Sebuah tim ilmuwan melanjutkan penelitian tentang puing-puing megalitic di selat Yucatan dekat Cuba .Mereka menemukan bukti bahwa ada sebuah pemukiman urban sepanjang beberapa mil sepanjang pantai. Beberapa percaya bahwa yang dahulu tinggal ditempat tersebut adalah kebudayaan America tua. 


North Sea, Europe : Sebuah landscape baru-baru ini ditemukan dibawah Laut Utara. Dulu pernah didiami oleh manusia kurang lebih 10000 tahun yang lalu. Area tersebut dulu adalah sungai, danau dan samudra sekarang ada dibawah dasar laut.



Atlantis, Antarctica : Lebih dari 100 tahun yang lalu seorang kurator museum di Istanbul menemukan sebuat peta tua. Setelah menelitinya dia menemukan lokasi yang ditandai dengan deretan gunung yang lokasinya adalah dimana Antartica sekarang berada. Peta ini adalah salah satu dari sekian bukti yang menyatakan bahwa Antartica adalah kota Atlantis yg hilang. Bukti terbaru adalah penemuan menggunakan teknologi sonar yg menunjukkan bahwa ada struktur lagi dibawah Antartica.
Yang Aneh
Kwan Phayao, Thailand : Sebetulnya candi berumur 500 tahun yang berada di dasar danau Phayao tidak aneh. Tetapi yg aneh adalah bahwa danau tersebut baru dibuat dengan sengaja 70 tahun yang lalu.



 Yonaguni-Jima, Japan : Ditemukan oleh seorang pemandu tur selam karang lebih 20 tahun yang lalu. banyak kontroversi tentang piramid misterius yang ditemukan lepas pantai Jepang. Bangunan ini terlihat seperti dipahat dari lempengan batu menggunakan peralatan yg diduga tidak / belum ada pada jaman dahulu di area ini.


Monday, May 17, 2010

Weekend bersama Scriptmedia “Berpetualang di kaki gunung sindoro, Wisata Jumprit”

Mancing mania
Rencana mendadak ini sebenarnya dari semalam sudah dicanangkan oleh mas bro kurniawan pujianto, ketika pulang kerja dari kantor scriptmedia, dengan tiba tiba mas bro wawan mengajak saya untuk mengunjungi rumah sang designer “Anjum Fauzi” di kaki gunung sumbing tepatnya di Desa Gambasan , kebetulan beliau baru membuka sebuah studio foto “ZOOM Studio”.

Dan malam itu akan segera berangkat tapi setelah di telp mas anjum malah menyarankan untuk berangkat paginya, dikarenakan suasana disana agak mendung dan gerimis. Keberangkatan ditunda paginya.
Pagi yang cerah saya terbangun jam 7, dan segera mandi lalu berangkat menuju temanggung, diperjalanan pagi ini lumayan sepi tapi sesampai menuju kota magelang , jalan berkabut , sempit dan macet, kami memilih untuk pelan pelan saja.

Setelah melewati magelang masuk ke kota Temanggung, cuaca mulai terasa dingin dan terlihat gunung sumbing nan megah disana. Jalan kecil, diiringi sawah sawah , angin yang sepai sepoi mengingatkan saya akan kampung halaman “Sijunjung” tercinta, suasana jalan menuju rumah mas anjum mirip dengan jalan di suasana menuju kampung halaman saya.

Dan sampai lah di “ZOOM Studio”, disana terlihat pak anjum yang senang duduk santai di depan studionya. Seperti biasa bersalaman dan melihat lihat studio foto beliau, tak terasa siang menjelang, dan perut pun mulai keroncongan, pak anjum mengajak kami “saya , mas wawan , mas bokeh, dan mas pendy” untuk memancing di kolam ikan belakang rumah mas anjum.

Disini pertama kali saya memancing ikan, dan dibekali sedikit pembelajaran dari mas wawan, satu , dua , tiga dan empat ekor nila saya tangkap, setelah merasa cukup kami mulai membersihkan ikan hasil tangkapan itu, setelah di bersihkan , siap untuk dimasak, dengan ulekan sambal karya saya sendiri dan gorengan ikan nila oleh mas bokeh dan mas wawan.

Makanan siap disantap, kami melahap ikan masakan sendiri dengan nikmat sembari nonton piala thomas “Indonesia Vs China”. Perut sudah terisi dan bersiap menuju tempat wisata jumprit di desa jumprit di kaki gunung sindoro, perjalanan membutuhkan waktu satu setengah jam, dengan suasana hujan sedang  kami berjalan dengan santai dan berhati hati tak ketinggalan memkai mantel.

Jalan tanjakan terus kami lalui sempat mampir di mesjid untuk menunaikan sholat ashar. Kabut mulai turun dan gunung sindoro terlihat samar samar, akhirnya sampai juga ditempat tujuan , pertama kami mengunjungi tempat hutan lindung pohon pinus disini juga terdapat arena sepeda gunung, disini kami berfoto-foto ria.
Tak terasa sudah semakin sore, dan suasana mulai terlihat gelap, kami memutuskan untuk segera masuk ke tempat wisata religi jumprit, (lebih dalam tentang wisata jumprit klik disini), sebelumnya terlihat para wisatawan dengan rombongan mengunjungi tempat ini, rame terlihat, tapi setelah mereka pergi kami, baru mulai memasuki wisata tersebut, dengan membayar retribusi 5 rb perorang, pertama masuk terlihat layaknya gapura khas budha serasa berada di bali ,. heeee,. dan masuk ke dalam tercium menyengat bau dupa, di bagian atas terdapat gua, dengan cahaya penerangan lilin serta patung patung budha dan di kelilingi kolam kecil yan berisi air yang sangat jernih “mitosnya air tersebut adalah air suci”, lalu dibagian bawah terdapat seperti rumah yang didalamnya terdapat patung patung budha, lilin, yang katanya itu sih makam.

Setelah terasa puas kami keluar dan bersiap menuju alun alun temanggung, perjalanan masih diiringi sang hujan , setelah sampai di alun alun kami menyempatkan diri untu melaksanakan sholat magrig di mesjid Agung temanggung.

Kewajiban telah selesai di tunaikan, lanjut dengan nongkrong di alun alun menyantap susu hangat dan semangkok mie ayam, wah,. nikmat terasa. becanda , tawa, berfoto berfoto dan saling ngejek. hahahhaaha. akhir kami menuju rumah mas anjum lagi. Weekend yang sangat menyenangkan, Thanks to Anjum Fauzi, Kurniawan Pujianto, Pendym dan Fiqih.

Saturday, April 24, 2010

Catatan Perjalanan Pendakian Gunung Lawu 3265 DPL “Muncak Bareng SNIPER 08"


Hari -1 “Pre Mount”

Pendakian ini  sudah direncanaan sekitar 1 bulan sebelum hari H, planning awal adalah pendakian bareng dengan destiny ke Gunung Argopuro, tapi setelah di rembukin lagi sampai kepada keputusan ke Gunung Lawu.


Sembari menjalankan sisa sisa UTS (Ujian Tengah Semester), semua persiapan juga mulai dilaksanakan, dari mendata anak anak sniper yang akan ikut sampai kepada packing.
Pada waktu pendataan mountainer tak ada masalah disini, mungkin karena sudah memanfaatkan jejaring social “FACEBOOK”, pertama dengan membuat sebuah event yang bertajuk MUNCAK BARENG SNIPER 08 serasa kurang efektif lalu beralih bikin images layaknya sebuah pamplet, lalu di tag ke masing masing sniper, dan kemudian tinggal di data siapa yang akan berangkat. Setelah pendataan selesai,  di perkirakan sekitar 20 an anak-anak sniper yang positif ikut, dari analisis data ini diputuskan iuran perorangangnya 50rb. Uang ini digunakan untuk administrasi retribusi karcis dan pembelian logistic yang bisa dibilang mewah sekali, sampai sampai berkapasitas seperti warung burjo, mulai dari gula, sebanyak +2 kilo, snack yang begitu banyak, sossis, nugget, jelly drink, kopi, roti bakar, natad coco, melon, ayam bakar, permen, sampai ke pada sayur sayuran, pokonya lengkap.  (foto semua logistic sempat di abadikan oleh handityo eterna pada saat malam sebelum berangkat, tapi sayang paginya memory kamera Nikonnya itu di format, jadi lenyap sudah).
Setelah semua logistic sudah terasa lengkap, sore pada tanggal 15 Maret 2010 tepatnya setelah selesai melaksanakan ujian Jaringan Komputer, kami briefing dulu untuk memutuskan transportasi menuju lawu, dan akhirnya diputuskan via motor, briefing di pending sejenak, sampai malamnya setelah isya , semua anak anak sniper berkumpul di kosan wisma artha (kosannya fiqih, rio dan valent), sambil melanjutkan briefing lalu diteruskan dengan packing.
Di sela sela packing kami mebicarakan kembali transportasi ke lawu, dan akhirnya di putuskan dari jogja solo via motor dan solo-tawangmangu naek bis, dan tawangmanggu – basecamp cemoro kandang via angkot. Packing malam itu selesai sekitar jam 00.00, semua pada bubar dan istirahat.

Hari #1 “The Journey scene 1”
Pagi yang lumayan cerah tapi semakin siang semakin mendung, dalam perencanaan kami akan berangkat pagi hari, tapi sebagian anak-anak ada yang masih ujian mata kuliah Etika Profesi, terpaksa di undur selesai jumatan. Jam 13.00, sholat jumat selesai di tunaikan, sejam berlalu, anak anak belum pada datang, dan hujanpun mu lai turun di awali gerimis dan kemudian semakin lebat, jam 14.30, semua sudah pada ready, but masih ada kendala menunggu salah seorang teman yang belum datang. Sekitar jam 15.00, kami siap untuk berangkat.
Perjalanan kurang lebih 100 km pun kami tempuh dengan motor, jam 17.00, kami sampai di klaten, disini kami istirahat sejenak sekalian ambil peralatan berupa tenda sebanyak 4 tenda di “JERAM” (tempat peminjaman peralatan adventure). Dan tiba tiba motor Ali yang saya boncengi ternyata mengalami “musibah” (ban bocor), heee,. Dengn segera abang jampang bergerak mencari tambal ban, beberapa menit kemudian dia datang dan memberi kabar di dekat bang jo (lampu merah) ada tambal ban, saya dan Ali segera mendorong motor menuju TKP, sambil nunggu pak tukang tambal bekerja, perut mulai keeoncong protol, kebetulan di sebelahnya ada yang jual jagung bakar, saya dan ali  melangkah 5 meter ke timur dan segera memesan jagung+lemon tea (ternyata jagungnya murah juga, cm habis 3 rb , jagung 2 rb, dan lemon tea seribu, murah ya,. Heeee.  Yang jualan juga friendly “pantesan ja rame”). *learning : kalo mau pergi via motor nempuh jarak jauh ato bisa dibilang touring, sebaiknya di cek dulu semua kondisi motor termasuk kondisi ban (1), kalo mau jadi pedagang sebaiknya ramah dengan pembeli, hal ini dapat menarik konsumen biar bisa jadi pelanggan dan otomatis jualan kita banyak yang beli (2)* heeee
Azan magrib berkumandang, ban motor juga dah selesai di tambal, saya dan Ali, lansung menuju tempat anak anak beristirahat dan sedikit berunding perubahan planning yang mulanya naek motor hanya sampe Solo di ganti sampai basecamp, jam 18.30, kami meninggalkan Klaten dan menuju lansung ke basecamp, setelah sekitar 2 jam berjalan, tiba tiba ada masalah lagi dengan motornya Aulia, ban motornya gembos lagi, saya san abang jampang segera menuju arah utara dengan maksud mencari tambal ban, ternyata gak jauh dari tempat kami berhenti. Disini kami menghabiskan waktu sekitar 1 jam , sembari istirahat dan berpoto poto ria. J

Kami melanjutkan perjalanan menuju basecamp cemoro kandang, udara dingin mulai berasa, dan jalan yang meanjak terus kami hampiri , setelah sekitar 30 menit kami sampai di basecamp CEMORO KANDANG, suasana basecamp cukup damai, cuaca dingin disana ada 2 tim pendaki, satunya berjumlah 4 pendaki (gk tau dari mana), dan satunya lagi 6 pendaki  dari  anak anak Arsitek UII.
Kami beristirahat sejenak, sambil menyelesaikan administrasi dan retribusi pendakian, disini kami mengeluarkan uang kalo gk salah 240 rb, 5 rb untuk parkir motor dan 3 ribu untuk retribusi pendakian. Semua pada sibuk dengan persiapan perlengkapan dan packing , setelah semua selesai, kami mencari warung yang masih buka (kebetulan belum sempat makan malam) , ternyata warung yang di dekat basecamp cemoro kandang udah tutup, kami bergerak ke basecamp cemoro sewu dan disana masih banyak warung yang masih buka.
Pada umumnya anak- anak memesan nasi goreng dan kopi hangat (dengan harga standar nasgor 5rb dan kopi 3 rb), sembari menunggu makanan disajikan, semua pada melepaskan canda dan tawa tak henti hentinya, kebetulan banyak sekali topic yang menjadi bahan ketawa, terutama dari ide kreatifnya Doni) (hahahahha). Makanan datang, suasana yang heboh tadi berubah hening seketika dan melahap semua makanan.
Sekitar jam 11.30, kami selesai makan dan segera menuju basecamp dan lansung bersiap untuk melakukan perjalanan, di mulai dengan pemanasan lalu berdoa, dan di akhiri dengan berpoto bersama.

 

Hari #2 “The Journey scene 2”
Tepat jam 00.00 kami mulai melangkah perlahan dan menyusun strategi, Sandy dan Hari sebagai Leader dan Saya dan Bayu sebagai Sweaper. Awal awal perjalanan berjalan lancar, semakin banyak melangkah, tiba tiba Adjie mengalami mual (mungkin karena makanan tadi belum turun kali ya), dan sesekali berhenti.
Setelah 45 menit berjalan kami sampai di pos satu, semua pada istirahat sejenak, dan kebanyak anak anak udah pada mengantuk, tapi kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan lagi, kebetulan mual Adje sudah mulai hilang, sekitar 1 jam berjalan, saya dan bayu masih mengiringi adjie di belakang, bersama Obe (si photographer), disini kami menyempatkan mengabadikan perjalanan malam itu, dengan Kamera Obe (Kamera DSLR Olympus),
dan melanjutkan perjalanan , sampai lah di pos 2, sebagian dah pada mengantuk berat dan lansung menuju layak gubuk yang bisa di jadikan pelindung tidur tanpa harus mendirikan tenda. Saya, sandy, adjie , bayu, roby, rio, aul, nita dan hari masih ingin menikmati malam dengan membuat perapian dan mendirikan tenda.
Matahari mulai muncul di ufuk timur, ternyata sudah hampir jam lima, semua memutuskan untuk beristirahat. Jam 8 pagi anak anak sudah pada bangun, lansung menyiapkan makanan untuk sarapan, kami membuat sop+ nasi+nutri jell, nikmat terasa menikmati makanan bersama di alam bebas. Moment ini sempat di abadikan oleh Handityo pahe (si photograp dengan kamera DSLR NIKON).
Setelah sarapan kami bersiap packing dan melanjutkan perjalanan, sekitar jam 10 an kami mulai melangkah. Sesekali kami istirahat, dan menikmati sejuknya hutan dan pepohonan. Perjalan dan dari pos 2 ke pos 3 lumayan panjang, dan sebagian memilih jalan yang track (tanjakan), sebagian memilih jalan yang landai meskipun jalannya mutar. Sekitar jam 12.30, kami sampai di pos 3, suasana di pos 3 lumayan sejuk dan disini berdapat gubuk yang didirikan dengan seng berwarna orange. Kami istirahat, mencicipi nutrijel, snack, buah pir, dan minuman pepsi (sepertinya mewah sekali ya), dan tak ketinggal jemprat jemprat dari kamera obe dan kamera nita,
30 menit berlalu, kami mulai menjutkan perjalanan menuju pos 4, perjalanan di pos 4 cukup panjang dan lumayan ngetrack, di perjalanan ini kami bisa menikmati pemandangan alam yang begitu indah, melihat awan dan langit biru seolah olah berada satu horison dengan nya, dan damainya hijau pepohonan. Sekitar jam 3 an kami sampai di pos 4 meskipun sebagian anak anak sudah ada yang duluan menuju puncak. Dari pos 4 , pemandangannya begitu memukau, kami menyempatkan diri menikmatinya dengan befoto foto ria.




Hari serasa semakin sore, sekitar jam 4 kami melanjutkan perjalanan menuju hargo dalem, melangkah semakin dekat, dan terlihat sudah pucak gunung lawu, dari bawah kami melihat sebagian teman teman kami yang duluan tadi, ternyata mereka telah hampir sampai di puncak. Jam 5 an kami sampai di pertigaan ke hargo dalem ato ke puncak, istirahat sejenak sambil berdiskusi , apakah akan melanjutkan perjalanan ato mendirikan tenda terlebih dahulu di hargo dalem, wajah wajah letih terlihat di raut masing masing, mungkin termasuk saya. Dan keputusan memilih untuk muncak  dulu baru turun ke ngecamp. Disini saya menawarkan ganti carrier dengan Abang jampang, ternyata carrier yang di bawa beliau (carrier Ryan AA), terasa gk enak banget di pungung dan pundak, seolah olah membawa beban batu,, heee. Tetap semangat menuju puncak.





 

Matahari perlahan mulai tenggalam , warna ciri khas sunset itu mulai terlihat, kami semakin bergegas melangkah ke puncak, meskipun sudah terasa lelah. Setelah 30 menitan berjalan, akhirnya kami sampai di puncak lawu Hargo Dumillah, 3265 DPL, terlihat tugu yang lumaya cukup besar, sejenak menikmati sunset dan mengabadikan moment ini. Ketika saya datang, Sebagian anak anak sudah pada turun , saya bertanya kepada bayu , mau kemana, beliau menjawab, mencari tempat camp nanti keburu gelap. Saya masih berdiri di puncak itu sembari menunggu Aulia yang sedang packing baran bersama 3 rekan  lainya ( Rio, Obe, dan  Sukron). Hanya tinggal kami ber 4 di puncak, setelah Aulia selesai packing, kami lansung bergerak turun menuju Hargo Dalem. Dalam rencana sebelumnya kami akan ngecamp di hargo dalem, setelah sekitar 30 menit melankah dan sampai di Hargo dalem, ternyata anak anak yang lain gk ada disana, kami jadi bingung, dan mencoba untuk tenang serta beristirahat sejenak, kebetulan di Hargo dalem terdapat warungnya mbok yem. Lumayan rame ada rombongan anak UNS, kami bertanya kepada mbok yem , ada rombongan jogja mampir disini bu, ternyata gak ada. Kami semakin binggung, kemanakah teman teman yang lainya, mencoba untuk tenang dan memesan segelas teh hangat. Dan cahaya semakin gelap , gerimis datang, dan di iringi dengan kilat cuaca semakin dingin, kami berusaha mencari anak anak yang lain di  sekitar hargo dalam sambil berteriak “kick”, “sniper”, “jogja” tapi tak ada satu pun yang menjawab. Hujan mulai turun dan kilat semakin menjadi jadi, kami masuk ke dalam warung mbok yem dan menunggu hujan reda untuk mencari teman teman yang lainnya.
Kebetulan di dalam warung ada 2 pendaki dari Jakarta sedang makan di dekat kami, kami berkenalan, beliau bernama Guntur dan dan Naz Cholid. Kami bertanya kepada mereka, apakah ada tempat camp selain disini? Beliau menjawab, ada si sendang drajat. Dan kami berkesimpulan teman teman yang lain ngecamp disana tapi hujan dan kilat tak kunjung reda, dan kami masih menunggu, jika jam 8 belum juga reda maka kami berencana untuk mengecek ke sendang drajat. Sambil menunggu, perut terasa lapar, kami memesan nasi telor (5 ribuan dan teh hangat 2 rb). Kami masih melanjutkan cerita cerita dengan Guntur , dan tiba tiba salah satu anak UNS ikut gabung dengan obrolan kami, kebetulan beliau barusan dari sendang drajat ambil air, kami bertanya kepada beliua “apakah ada anak anak dari jogja di sendang derajat?” beliau menjawab, ada. Ohhh. Berarti benar, teman teman yang lain ada di sana. Kami memutuskan untuk segera menyusul kesana, tapi obe merasa pusing dan agak sakit kepala, dan kita tunda dulu melangkah, saya dan aulia berencana nyusul ke sendang drajat, sedangkan obe , rio dan sukron, nunggu di warung mbok yem. Hujan tak kunjung reda, saya juga baru ingat tukar carrier dengan abang jampang tadi, smua peralatan pribadi ada disana, rainc coat headlamp dan jacket. Yaudah kita mencoba nekat, dan tak lama kemudian, ada yang gedor-gedor pintu warung ternyata adalah bayu dan mas abdi (senior informatika). Dengan raut wajah emosi bayu melihat kepada kami, begitu juga mas abdi (stay cool), kami mencoba menjelaskan apa terjadi, dan akhirnya kami semua menuju ke sendang drajat dalam kondisi masih hujan.
Sekitar 20 menit berjalan sampai di sendang drajat, terlihat banyak tenda telah berdiri, tapi suansana udah pada sunyi (mungkin udah pada tidur), kami mendirikan 2 buah tenda, setelah berdiri, kami menyusun barang barang dan mencoba beristirahat. Saya terasa lelah dan mengantuk, mencoba untuk tidur dan anak2 yang lain ternyata pada bangun untuk memasak makanan, nasi goreng dengan ayam goreng. Dan setelah makan semua pada terdiam dan beristirahat, ternyata malam setelah hujan reda , ada hujan meteor, sayang kami melewatkan moment itu.


Hari #3 “The End”
Pagi yang cerah, matahari bersinar dengan sempurna, sayang sekali saya dan sebagian teman-teman gk bisa nikmati sunrise, “kesiangan”, pagi pagi kami mulai memasak untuk sarapan, semua logistic yang tersisa di habiskan semua, mulai , dari nugget, nasi, sosis, sayuran (menjadi cap cay), dan membuat sop buah. Di hari terakhir ini kami hanya menikmati suasana di sekitar tenda saja,  sekali kali ada pendaki yang datang dari arah jalur cemoro sewu, semakin siang semakin rame yang datang.
Kami menyempatkan berfoto foto dan bekomunikasi dengan senior yang kebetulan naek pada hari yang sama dengan jalur yang berbeda dari cemoro sewu, saya sempat menyapa dan bersalaman Aquila mayor angkatan 05 , cukup kenal dengan beliau, terasa gak enak hati tanpa menghampiri nya,  sedikit berbincang bincang di dekat tenda mereka, dan bertemu lagi dengan mas abdi, kemudian bang begang menghampiri dan bersalam dengan beliau, serta hanya memberi senyuman sambil menekuk kepala kepada senior lainnya, maklum dari rekan senior informatika hanya 3 orang itu yang saya kenal, heee. (gk aktif  di kegiatan kampus).  Ternyata yang naek bukan senior aja ada perwakilan dari setiap angkatan, mulai angkatan 03,05,06,08 mpe angkatan 09. Mereka berjumlah sekitar 10 pendaki. Setelah berbincang bincang dan masakan mereka sudah siap saji, saya kembali ke camp teman teman. Mencicipi masakan yang di buat oleh Bayu, sandy, nita, roby, arkham, rio, fiqih, jampang, dan teman teman yang lainnya. Makanan terasa nikmat sekali. Setelah kenyang, kami segera melipat tenda dan  bersiap packing.
Sekitar jam 12an kami selesai packing dan mulai pemanasan, sebelum berangkat saya dan obe sempat pamitan dengan Guntur dan  Naz Cholid kami saling bertukar no hp dan akun FB. Dan segera gabung pemanasan dengan anak anak, setelah pemanasan kami menyempatkan untuk foto bersama, kebetulan para rombongan senior juga bersiap untuk turun, kami meminta salah satu senior untuk mengambil fotonya. Hee. Thanks.
Jam 1 kami mulai melangkah turun melalui jalur cemoro sewu, di cemoro sewu jalurnya hanya bebatuan  dan telah di sediakan tangga (bersifat menanjak) sampe pos 3, dari pos 3 sampe basecamp kami melewati hutan hutan yang rindang, serta sedikit perkebunan penduduk dan juga pohon pinus. Dan sampai akhirnya saya bersama obe dan bayu meihat gapura yang menandakan akan sampi di basecamp cemoro sewu, Obe  segera berlari, saya dan bayu hanya berjalan dan serentak menginjakan batas gapura yang bertuliskan CEMORO KANDANG, terlihat anak anak yang udah nyampe duluan berisirahat duduk di tepi jalan sedang bercerita dan menunggu teman yang lain datang, tak lama kemudian, aulia datang, menyusul nita, sandy dan sukron, kemudian terakhir Roby.
Kami beristirahat di tepi jalan basecamp , dengan cuaca  yang begitu dingin sambil meneguk segelas teh hangat, sebagian ada yang menyempatkan diri untuk sholat, membeli stiker, dan sebagian lagi hanya duduk menikmati kelelahan. Setelah semuanya siap kami segera berjalan kaki menuju basecamp cemoro kandang, jarak dari cemoro sewu ke cemoro kandang sekitar 500 m, disini kami melewati jembatan yang ternyata adalah perbatasan antara JAWA TENGAH (kab. Karang anyar) dengan JAWA TIMUR (Kab. Magetan).
Sekitar jam 5 sore kami sampai di basecamp cemoro kandang, dan lansung bersiap pulang menuju jogja lagi.

Thursday, April 22, 2010

Muncak Bareng SNIPER "Informatika UII 08" : Pendakian Gunung Lawu (3.265 m)

muncak-bareng-sniper-lawu.jpg


Asalammualaikum Wr. Wb.

Salam Dor dan Salam Lestari.

Muncak Bareng SNIPER Pertama , Gn. Lawu 3.265 mdpl
Jalur pendakian cemoro sewu. Desa Cemoro Sewu (1.800 m dpl) kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan.

Temen2 dengan ini saya dan temen2 yang lain mengundang temen2 SNIPER untuk ikut serta dalam acara muncak bareng ke
gunung argopuro lawu dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi diantara temen2 SNIPER sekalian. untuk itu kami harapkan dukungan dan partisipasi temen2 SNIPER sekalian.
terimakasih atas perhatiannya, mudah2an niat baik ini bisa terealisasi dengan mudah dan lancar. ( By Abang jampang)

Wasalam.

Tuesday, April 20, 2010

Gunung Argopuro 3088 MDPL - Gunung Dengan Trek Terpanjang

Seminggu yang lalu salahsatu teman informatika nge chat akun FB ku, dengan tujuan untuk ngadaain acara Muncak Bareng , pada waktu itu tema dan detinationnya belum di tentuin, tepat sekitar jam 20.00 barusan sebelum berangkat kerja , dia kembali menanyakan dengan nada "gmn acara kita", beliua menyarankan destinationnya adalah G. Slamet, tapi menurutku Gunung Slamet sedang di tutup, lagian kalo menurutku acacra rame rame terlalu berbahaya bila harus ke Slamet, lalu saya memberikan usul, ke Gunung Argopuro, sepertinya asyk untuk acara bareng, dan beliau pun setuju.

Saya Sempat browsing mencari cara akses ke dari Jogja ke Basecamp Argopuro, sementara Abang bikin Event di Facebook untuk gaet para anak anak Sniper. berikut sedikit informasi yang saya dapat dari hasil browsing tersebut, bersumber from website highcamp.info ;

Review Gunung Lawu "Pendakian Gunung Lawu"

gunung lawuGunung Lawu (3.265 m) berdiri kokoh diperbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, banyak menyimpan sejuta misteri dan legenda. Dalam legenda Gunung Lawu dipercayai sebagai tempat bertapanya Raden Brawijaya atau dikenal dengan Sunan Lawu setelah mengundurkan diri dari kerajaan Majapahit, dan beliau dipercaya sebagai penguasa seluruh makhluk yang ada di Gunung Lawu.Gunung Lawu juga mempunyai kawah yang namanya sangat terkenal yakni Kawah Condrodimuko, yang dipercaya masyarakat sekitar sebagai tempat menggodok tokoh pewayangan yaitu Raden Gatutkaca, salah satu dari Pandawa Lima. Di gunung ini juga banyak tempat-tempat keramat antara lain Sendang Drajat, Argo Dalem, Argo Dumilah, Pasar Dieng, Batu Tugu "Punden Berundak", Lumbung Selayur, Telaga Kuning dan masih banyak lagi. Gunung ini juga ditumbuhi bunga Edelweis berwarna merah muda, kuning dan putih.

Sunday, April 18, 2010

Pendakian Gunung Lawu 3265 Dpl ” Muncak Bareng Sniper 08″

Allhmdllah , succesfull sudah Muncak Bareng SNIPER 08, banyak pelajaran dan pengalaman yang di dapat, thanks to 21 teman SNIPER ‘08 yang lain nya, kalian memang luar bisa, thank very much to ALLLAH SWT yg telah meridhoi dan mmberi perlindungan pendakian kali ini. “WONDERFULL JOURNEY” (GUNUNG LAWU, 3265 DPL, 16-18 April 2010). Posting ini hanya sekedar expresi rasa syukur, baru sampai JOGJA lagi setelah dari basecamp Gunung Lawu (CEMORO KANDANG) jam 14.30 tadi. Ne juga blm mandi, insyaallah slesai mandi dan makan saya akan posting CAPER ( catatan perjalanan) gunung lawu. Chek Next Post, Please.

Sunday, April 11, 2010

Pendakian Merapi ke 3 "Pendakian SOLO"

Pendakian ini merupakan pendakian ke 10 di pulau jawa dan untuk ke 3 kalinya pendakian gunung merapi.

Berawal dari sebuah ajakan teman yang bertemu saat pendakian G. Ceremai Tahun lalu, berasal dari tangerang (DIDU). Pada hari Rabu malam beliau chating dengan saya dan berniat mengajak melakukan pendakian G. merapi, dengan spontan saya lansung menjawab OK, lalu beliau membalas "bsk saya tunggu di Basecamp", dan seketika Didu lansung off.

Sunday, January 31, 2010

Pulau Sempu Alternatif Wisata Pantai di Kala Liburan

Bulan Januari dan Febuari merupakan musim mussim liburan terutama bagi anak kuliahan, bagi teman teman yang masih bingung mau liburan kemana, daripada bengong di rumah ato di kosan, mungkin tempat wisata yang di bahas di posting ini bisa menjadi alternatif liburan teman teman.

Peta letak Pulau Sempu,

Peta pulau sempu




Pulau Sempu. Pulau Sempu adalah pulau yang terletak di malang selatan tepatnya berada di selatan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pulau ini tidak berpenduduk dan hanya terdiri dari hutan berbukit yg sebagian besar adalah hutan mangrove. Pulau sempu memiliki sebuah danau yaitu segara anakan, danau ini merupakan danau pasang surut air laut yang indah. Meskipun memiliki kedalaman sekitar 5 meter, danau ini aman untuk kegiatan snorkling ataupun hanya sekedar berenang karena sudah terbebas dari ombak laut lepas samudra hindia. Snorkling di segara anakan memberikan nuansa tersendiri karena terumbu karangnya masih alami dan belum tersentuh tangan-tangan jahil manusia.

Friday, January 29, 2010

Gunung Sindoro 3153 Mdpl , Kledung Wononsobo Jawa Tengah

Gunung Sindoro memiliki ketinggian 3.153 mdpl (meter dari permukaan laut) gunung ini sering menjadi tujuan utama para Pecinta Alam, terutama untuk melakukan ekspedisi Triple S (Slamet, Sumbing, Sindoro). Medan yang terjal, panasnya sengatan matahari serta tidak adanya sumber air menjadi tantangan utama dalam pendakian. Seringkali pendaki tidak bisa melanjutkan pendakian karena kehabisan air minum. Sebaiknya Pendikian Gunung ini di lakukan pada musim penghujan, seperti bulan November, Desember dan Januari

Catatan Perjalanan Pendakian Gunung Sindoro 3153 Mdpl , 26-27 Januari 2010

Pendakian ke 9 skaligus pendakian pertama di tahun 2010, sempat ragu karena cuaca yang kurang bersahabat, kota jogja di guyur hujan, jam 10an baru berhenti bermodal dengan sebuah posting tentang pendakian gunung sindoro jalur kledung, malam 25 Januari 2010, tepat jam 10.00, saya beserta 3 orang teman yang terdiri dari Aulia Rahman, Ahmad Zulfikar, dan Ali berangkat menuju wonosobo, tengah malam jam 00.00 nyampe basecamp gunung sindoro , malah basecampnya tutup, dan basecamp gunung sumbing pun jadi alternatif untuk beristirahat, nyampe basecamp sumbing malah dikunci oleh para pendaki dari jakarta gak mau bukain pintu. Kebetulan mushala berada di utara basecamp buaka , dan t4 beristirahat malam itu pun akhirnya di sebuah mushala yg sederhana.

Tuesday, August 25, 2009

Cerita Usang di Balik Jambore Petualang Indonesia

Seminggu sudah jamboree petualang Indonesia berlalu, tapi baru sempat posting sekarang, Gak apa lah dari pada gak sama sekali . berawal dari

Kamis , 6 Agustus 2009

Hari itu sangat mendadak bagi ku, gak ada persiapan sama sekali , karena hari itu kerjaan numpuk , mau packing gak sempat , malamnya, mau brangkat jam 7 an baru sempat packing, slese packing lansung jemput teman “ Hadiman” , aku sering panggil dirinya Dim-dim, ku samperin tuh kos anak Kalimantan satu ini, dia juga dah packing, kita lansung berangkat ke Stasiun Lempuyangan “kereta ekonomi” tiketnya 26 ribu, biar lebih irit, Hikkkksss. Kami buru buru menuju stasiun soalnya dah telat , 5 menit lagi kereta berangkat , dan akhirnya sampai tepat waktu.

Suasana Stasiun di penuhi para petualang dari jogja yang ikut Jambore Petualang Indonesia (JPI) 2009. Disana ku bertemu dengan teman teman tim jambore : Riansyahdiana “ Aa”, Aulia Rahman “ Aul” , M. Januario “Rio” dan Hasnely “inel” , tapi teman ku yang satu lagi belum datang juga, parah ne anak , padahal kereta dah mau berangkat , tiket buat tuh anak juga dah di beliin. Teman teman ku yang lain dah menuju kereta , ya udah ku titip mba ku ja tiketnya , berharap nanti kalo dia datang ketemu mba ku bisalansung ambil tuh tiket, eh dia nya malah lewat samping , akhirnya dia gak ambil tiketnya. Untung ja dia ma rombongan timnya juga, mereka duduk di restorasi, jd bisa beli tiket di atas, katanya.

Jum’at 7 Agustus 2009

Perjalanan 11 jam di kereta cukup melelah kan, Kami sampe di stasiun Kiara Condong Bandung sekitar jam 08.00 Pagi, Rasa lapar tak bisa di tahan lagi, bermula mencari ATM mandiri dan lansung cari tempat makan , setelah makan kami menuju Terminal Leuwi Panjang via angkot dengan ongkos Rp. 4.000,-per orang , sampai terminal kami mencari mesjid untuk istirahat yang kebetulan mesjid berada di depan terminal sembari menunggu azan shalat jum’at berkumandang kami pun mencari WC umum untuk bersih-bersih diri alias mandi, setelah shalat jum’at telah di tunaikan, kami bersiap berangkat menuju Terminal Ciwidey, berjalan dari mesjid menuju tempat mangkal bus ke Ciwidey, disinilah kamu bertemu dengan para petualang dari Jakarta, Mereka adalah Muhamad Satryo nugroho “Trio”, Putia Sari “Tia” dan Angga Cipta “Angga”, sedikit percakapan dan perkenalan pun terjadi dan mengambil sebuah keputusan berangkat bareng menuju Ranca Upas via Bus dengan ongkos Rp. 5.000,-. Setelah duduk sekitar 2 jam di bus, kami sampai jua, di terminal ciwidey, perjalanan belum berakhir di sini, kami harus melanjutkan perjalanan menuju bumi perkemahan Ranca Upas via angkot lagi dengan ongkos Rp. 6.0000,- per orang.

Pejalanan dari terminal Ciwidey ke Ranca Upas cukup jauh, jalan yang menanjak memaksa angkot kami untuk berkerja keras menaklukan tanjakan tanjakan itu, 1 jam berlalu, akhirnya sampai juga di Bumi perkemahan Ranca Upas, sekitar jam 04.00 sore, sesampai di Ranca Upas kami berpoto dulu sebagai tanda selamat datang “First photo” di Ranca Upas.


Setelah berfoto ria, kami lansung ke secretariat JPI untuk melakukan registrasi ulang, registrasi pun telah selesai kami berlanjut mencari tempat untuk mendirikan tenda, Aku dan tim ku berada di Camp Udara sedangkan Tim satu lagi dengan tenda Spinx nya yang unix berada di camp tanah.

Tenda pun mulai di didirikan, begitu juga tim tenda spinx, setelah tenda berhasil berdiri , kami pun mencari kamar mandi untuk bersih bersih diri tak ketinggalan juga diriku.


Malam pun datang cahaya matahari juga berganti dengan cahaya rembulan, para petualang dari pelosok Indonesia mulai berdatangan dan mencari tempat camp mnereka, sedangkan kami bersiap untuk membuat api unggun, mencari kayu bakar dan akhirnya di beli juga dan bantuan tim dari Jakartapun datang, dengan senang hati membawa bensin, sehingga api unggung pun nyala dengan sempurna.


Malam semakin larut, api unggun mulai meredup dan mata jg mulai sayu, waktu yang tepat untuk istirahat.

Sabtu 8 Agustus 2009

Bangun pagi, sekitar jam 7 an, ternyata dah rame banget di sekeliling tenda kami dah pada yang ngisi camp, kami bersiap untuk mandi karena pembukaan Jambore Petualang Indonesia akan segera di mulai, panitia menyediakan pemandian air panas , yang berada tak jauh dari tempat camp, antrian mandi pun di mulai, walaupun cuma sebentar. Air panas nya asik banget, sampai- sampai aku mandi nyaris hampir satu jam, begitu juga dengan teman-teman ku.

Setelah mandi , kami sarapan dengan segelas kopi panas dan di sertai semanggkuk mie instan buatan sendiri, eh lagi enak- enaknya makan , tiba-tiba ada panggilan dari panitia yang menyuarakan Upacara pembukaan JPI akan segera di mulai di harapkan semua peserta agar dapat ber kumpul di lapangan depan pentas yang telah di sediakan, kami menuju lapangan tersebut untuk menghadiri upacara pembukaan . Upacara di mulai dengan sambutan dari mentri , sambutan ketua pelaksana dan acara penutup dengan tarian tradisional Sunda.

Berlanjut ke acara pengenalan koordinar dari masing masing pilihan kegiatan mulai dari Penanganan Ular, Survival, Sepeda, Navigasi, Jurnalistik Alam , Photografi alam dan keluarga, setelah pegenalan koordinator, masing masing memisahkan diri sesuai kegiatan yang di pilih, saya , trio, putia dan Inel memilih penanganan ular (photo ular), kami semua di beri materi tentang pengenalan ular, panas nya terik matahari membuat kita kurang semangat, dan setelah 1 jam mendengarkan pemateri, kami berjalan menuju hutan dengan tujuan identifikasi ular sesampai di tengah hutan kami di beri pengarahan tentang cari penanganan gigitan ular sampai ke acara bagi-bagi hadiah, kami kembali menuju camp tempat berkumpulnya kelompok penanganan ular, disini di mulai cara penangkapan ular mulai dari ular cobra, king cobra , phiton, dan jenis ular lain nya, tak ketinggalan pula host dari trans 7 Prita dan Shifa Kumala. Acara pun jd semakin seru, semua anggota boleh mencoba menangkap ular, tak terkecuali diriku, aku memilih untuk menaklukkan sang king cobra, para pembimbing mulai mengeluarkan si king cobra dari kandangnnya, dan saat itu juga binatang melata itu berada tepat di depan ku, dengan kepala berdiri dan menatap kaki ku begitu tajam, perlahan ku coba belai kepala nya dan dengan perlahan serta waspada, aku mencoba membelai dan menangkap kepalanya, ternyata berhasil , dan akhirnya aku telah menaklukan king kobra itu. Hahaaahaa

Acara pilihan berakhir , selanjutnya kami berfoto-foto ria, dan tak ketinggalan berpose dengan crew dan host jejak petualang trans 7,(bersambung dlu yakk!!!)

Labels

3D (2) Add new tag (1) Adventure (22) Agen Elpiji (2) AI (1) Akses (1) Alam (3) anggrek (1) Animasi (2) Apache (1) Argopuro (1) Aritmatika (1) Asal Usul (1) Asisten (3) Askes (1) ATM (1) Bahaya (1) Band (1) Bandung (1) Baseball (1) Berita Sijunjung (13) BKMN (1) Blender (2) Blog (8) Blog Kompetisi (1) Blog Kontes (2) Blog Tutorial (5) Blog Tuturial (1) Blog UII (5) Blogger (1) Bom (1) Bumi ku (10) Caleg (1) Candi (2) Catatan Perjalanan Pendakian (9) Cerita (1) CMS (2) Contoh CV (1) Cv (2) Daerah (1) Daftar Isi (1) Danau (1) Database (1) Design (1) Document (1) DPC (1) DPRD Sijunjung (1) DPW (1) Dream Theater (1) Earth (1) ebook (1) Elpiji (1) Energi (1) Event (2) Expedition (1) Facebook (7) Facebook Lite (1) Film (1) FTI (4) Gizi (1) Grafika Komputer (2) Gunung (7) Gunung Argopuro (1) Gunung Lawu (2) Gunung Merapi (1) Gunung Sindoro (2) Hadiah (1) Hotel (1) Inbapala (2) Indonesia (5) Info (4) Informatika (8) Informatika Uii 2008 (26) International (1) internet (1) ISP (1) Jakarta (1) Jambore (2) Jambu lipo (1) Jamkesmas (1) jaringan Komputer (1) Java (1) Java Programming (2) Jawa (2) Jejak Petualang (2) JP (2) JPI (3) Judul Judul Skripsi (1) Jump break (1) Kaba dari Sijunjung (39) Kabupaten Sijunjung (8) Kacang Ijo (1) Kalender Akademik (1) Kampus Idaman (2) Kantor (4) karet (1) Kawah Putih (1) Kec Lubuk tarok (1) Kecerdasan Buatan (2) kemiskinan (2) Kerajaan (1) Kerajaan Jambu Lipo (1) Keras (1) Kerja (4) Kerja Keras Adalah energi kita (2) Kesehatan (1) Key in (1) KHS (1) Kiprah (1) Kita (1) Kompetisi (1) komputer (1) Konsumsi (1) Kontes (2) kuliah (9) Kuningan (1) Lab. Sirkel (1) LAMPP (1) Lingkugnan (1) Lingkungan (4) Linux (4) Lomba (1) Lomba Blog (1) Lomba blog UII (1) Lowongan (1) Lubuk Tarok (1) Manusia (1) Membuat CV (1) Merapi (1) Miasma (1) Mongol (1) Mountainering (7) Muncak Bareng (1) Music (2) Music Qu (2) My Room (2) My Scull (4) MySQL (1) Nagari (1) Negri Qu (2) News (4) Ngalau (1) Office (3) OOP (1) Oracle (1) PAC (1) Pameran (1) Pantai (1) PBO (1) Pecinta alam (1) Pekerjaaan (1) Pekerjaan (3) Pembangunan (2) pemilu (1) Pemograman (7) Pemograman Berorientasi Objek (4) Pemograman Web (4) Pemogramman Berorientasi Objek (1) Pendakian (6) Pendidikan (1) Pengahargaan (1) Pengghargaan (3) Penghargaan (2) Pepmograman (1) Perekonomian (1) Perguruan Tinggi (2) Pertamina (1) Petualang (2) PNPM-MP (1) Praktikum (3) Programmer (4) Project (2) Pulau (1) Pulau Sempu (1) Rafting (2) Rakyat Miskin (1) Read More (2) Referensi Skripsi (1) Rekrutmen (3) Review (1) Riwayat Hidup (1) Rolling Stones (1) Room (2) Samsung Led TV (3) Samsung TV (2) Scriptmedia (5) Segara anakan (1) Sejarah (4) Sekolah (1) Semester 4 (1) Semester IV (2) Sempu (1) Seni (1) SEO (2) Server (1) Server. (1) Sijunjung (24) Sindoro (1) Sirkel (1) Sistem (1) Sistem Operasi (2) Sistem Transaksi ATM (1) Skripsi (1) SMA (3) SMA 1 Sijunjung (2) SMAN 1 Sijunjung (2) Sniper (2) SO (1) Style (1) Suku (1) Surat (1) Surat Lamaran (1) Susu (1) Tamparungo (1) Tanaman Hias (7) Tanaman Langka (1) Tema (1) Temanggung (1) Themes (1) Tips (15) Trans 7 (1) Trik (3) Tugas (2) Tutorial (25) Tutorial blog (6) Twitter (1) Ubuntu (3) Uii (16) Unisys (1) Universitas Islam Indonesia (6) vanda sumatrana (1) Wanusa (1) Web (3) WEB 2009 (1) Website (9) Website Sijunjung (1) Widget (1) Wiki (1) Wisata (4) Wisata jumprit (1) Wisata Religi (1) Wordpress (6) Work (1) XAMPP (1)